WNK – Pasien Rawat Inap RSD Kalabahi sangat puas dengan pengelolaan makanan di unit Gizi Dapur Rumah Sakit Daerah tersebut.
Hal ini berdasarkan pengakuan Namomi Waang, salah satu keluarga Pasien Rawat Inap RSD Kalabahi saat ditemui Wartawan Warta Nusa Kenari, Kamis 5 Februari 2026.
Namomi menyimpulkan bahwa, persediaan makanan untuk para pasien yang nilai Gizi melampaui Makan Bergizi Gratis (MBG) program Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Girban Rakabuming Raka.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada pihak RSD Kalabahi dan apresiasi serta rasa hormat kepada Direktur RSD Kalabahi”, tutur Namomi.
“Perawat medis dalam pengambilan tindakan selalu tepat pada instruksi Dokter dan selalu ramah terhadap pasien”, ujarnya.
Direktur RSD Kalabahi dr. Lodywik Anjassius Ata Alopada melalui sambungan telepon selulernya menjelaskan, pihaknya selalu menyiapkan makanan bagi pasien rawat inap di rumah sakit tersebut yang bersumber dari Alokasi Dana DAU.
“Sumber dana untuk pembiayaan makanan Rawat Inap RSD Kalabahi bersumber dari Alokasi Dana DAU dengan total pembiayaan pertahun berkisar 400 Juta. Bila dikalkulasikan perbulan sekitar 30 Juta. Dan dilengkapi dengan tenaga nutrisionis atau Ahli Gizi yang merancang sesuai dengan estimasi nilai Gizi yang disediakan bagi para pasien”, kata dr. Anjas.
Lebih lanjut kata dr. Anjas, kesembuhan itu tidak saja bergantung pada obat-obatan saja, tetapi juga pada serapan nilai Gizi yang disediakan bagi para pasien di RSD Kalabahi.
“Penyembuhan penyakitnya bisa lebih cepat karena mengimbangi nilai Gizi yang diserap pasien dengan jenis sayur-sayuran dan daging-dagingan serta telur yang di sediakan oleh para petani dan peternak asli Kabupaten Alor”, tutup dr. Anjas.
Penulis : Sius Djobo
Editor : Markus Kari















