Example floating
Example floating
EkbisDaerahNTT

Fenomena Menarik! Launching NTT Mart Ke 20 Di Flotim, Gubernur Melki Laka Lena: Harus Mengacu 3 Kaki UMKM

25
×

Fenomena Menarik! Launching NTT Mart Ke 20 Di Flotim, Gubernur Melki Laka Lena: Harus Mengacu 3 Kaki UMKM

Sebarkan artikel ini

WNK – Launching NTT Mart ke 20 di Kabupaten Flores timur menghadirkan sejumlah fenomena menarik dalam sambutan Gubernur NTT, Melki Laka Lena, pada Kamis 5 Februari 2026.

Gubernur Melki Laka Lena menyampaikan, sukses NTT Mart sangat bergantung pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)

“NTT Mart ini didukung tiga kaki UMKM yang diharapkan hidup semua”, tuturnya.

NTT Mart lanjut Gubernur Melki Laka Lena, akan mengacu kepada 3 kaki UMKM yang bergerak atas dasar One Village One Product, One School One Product dan One Comunity One Product.

One Village One Product jelas Gubernur Melki Laka Lena, diharapkan setiap desa memiliki satu produk unggulan.

“250 desa di Flotim berarti ada 250 produk unggulan yg bisa di masukan ke NTT Mart”, tegas Gubernur Melki Laka Lena.

Baca Juga:  Disarpus Sikka Lakukan Pemeliharaan Dan Penyusutan Arsip Di Disperindag Sikka

Untuk One School One Product kata Gubernur Melki Laka Lena, setiap sekolah di bawah asuhan Pemerintah Propinsi Nusa Tenggara Timur harus memiliki produk unggulan di NTT Mart.

“Soal SD dan SMP diatur langsung oleh Bupati”, ujarnya.

One Community One Product lanjut Gubernur Melki Laka Lena, bisa komunitas Gereja, Komunitas Mesjid, Gereja GMIT, Komunitas Petani dan Nelayan.

“Intinya apapun komunitasnya dan produk yang bagus dapat disimpan di NTT Mart dan produknya harus lolos di Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) dan kalau makanan harus lolos di Dinas Kesehatan (Dinkes)”, jelasnya.

Baca Juga:  Habiskan APBN 38 Miliar Bangun Jalan, Pemda Flotim Siapkan Lokasi Huntap 5 Hektar

Gubernur Melki Laka Lena tidak bisa menutup mata tentang UMKM yang sering mengalami kendala terkait modal. Sebab kata Mantan Anggota DPR RI ini, Ada 300 Miliar Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Flores Timur pada tahun 2025, dan bisa naik lagi di tahun 2026 dengan harapan tiga tiang pancang NTT Mart tadi.

“Pemda (Flotim) bisa bersama perbankan mengurus agar kelompok UMKM bisa ikut dalam program KUR dengan mengikuti skema perbankan sehingga penyebaran KUR di Flotim merata dan agar pengentasan kemiskinan bisa berjalan”, pintanya.

Lemahnya UMKM kata Gubernur Melki Laka Lena, juga ada pada Kemampuan teknis. Namun, tetap bisa disiapkan pendampingan oleh pemerintah dan perbankan.

Baca Juga:  Bencana Angin Kencang Terjang Desa Ian Tena, Pemda Sikka Diminta Berikan Perhatian Dan Bantuan

Gubernur Melki Laka Lena juga berharap agar warga NTT terkhusus di Flotim harus bisa melakukan pemisahan dalam literasi pemanfaatan keuangan di kondisi yang tidak mudah ini.

“Untuk itu, NTT Mart harus bisa menjadikan produk UMKM yang mempunyai pasar secara elegan dan berkelas”, ujarnya.

Hadir dalam acara Launching NTT Mart diantaranya Bupati Flores Timur Anton Doni Dihen dan Wakil Bupati Flores Timur Ignas Boli Uran, Administator Apostolik Keuskupan Larantuka MGR Frans Kopong Kung, Uskup terpilih MGR Yohanes Hans Monteiro dan jajaran Forum Komunikasi Pimpianan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Flores Timur, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta sejumlah tokoh dan tamu undangan.

Penulis: Mikel Balamaking
Editor: Markus Kari