Example floating
Example floating
AgamaBeritaDaerah

Gereja Berdekatan Pdm dr. Pugu Setiawan,: Pentingnya Etika Pelayanan

52
×

Gereja Berdekatan Pdm dr. Pugu Setiawan,: Pentingnya Etika Pelayanan

Sebarkan artikel ini

 

Pdm. dr Puguh Setiawan Gembala Jemaat GBI ROCK Manistry Baumi  Kecamatan Lembur Kab. Alor. Mengungkapkan Keprihatinan Terkait Fenomena”Adu Jarak” Pembangunan Gereja yg di lakukan Oleh sesama Rekan Pendeta GBI, Hal ini di picu dengan Adanya Muncul Gedung Gereja Baru GBI Filadelfia Baumi, Yg Lokasinya Sangat Berdekatan dengan Gedung Gerejanya

 

ETIKA PELAYANAN MENJADI SORATAN

 

Menurut Pdm dr Puguh Setiawan , Pembangunan Gereja Dalam Radius Yg Terlalu Dekat bukat Terkait Masalah Persaingan Jemaat.

Malainkan Etika Pelayanan Bermisi, yg harus Sangat di Jaga Sebagai Rekan Sejat di dalam Tuhan.

Hal Tersebut di Samapai kan kepada wartawan Kamis 19 Februari 2026 di Ruang Kerjanya.

 

Hal Serupa Juga Di Sampaikan Oleh Wakil Ketua Majelis Jemaat Gmit Baumi,

Yusak Maiaten Yg di Temuai Wartawan Warta Nusa kenari kamis 19 Februari 2026 di Kediaman nya Mengukapkan Penyesalanya

” karana Lokasi Antar GBI Rock Baumi, Dan GBI Feladelfia Baumi Yg sangat Berdekatan Ini, Bisa  menimbulkan Ketidak Nyamanan Antar Jemaat Saat melakukan ibadah,

Baca Juga:  Transformasi Birokrasi Digital, Bupati Sikka Launching Penerapan SRIKANDI

Sehrsnya Jarak Antra Gereja Satu Sama Lain Itu harus Menjadi Dasar Utama bagi Para pimimpin Gereja, Dan Jemaat Melakukan ibdah kepada Tuhan,, Bukan Untuk menjadikan Ibadah Tandingan.

Karna saat Kami dari Jemaat Gmit Lakukan Ibadah Rumah Tangga Dan Usbu Pasti Akan Meresa Terganggu Dengan ibadah Mereka dalam Hal ini GBI Filadekfia Baumi.

Rentan jarak yg dekat sangat Mengganggu Aktivitas Peribadatan Umat Lain, Karna Mengiat di Baumi Ini bukan saja Ada Gereja GBI Tapi Ada Gereja Adven, Dan GMIT, Juga.

Untuk Rentan Jarak Anatar Gereja Harus Menjadi Prioritas Utama,

Bukan Karna Ada Perselisihan Di Dalam Gereja Tersebut Tdk di Selesaikan Dengan Baik, Malah Bangun Gereja di Samping Gereja yg Nota Bene Sama Sinode dan Organisasi Nya. Beber Yusak.

 

LANGKAH YANG DI AMBIL CAMAT

Baca Juga:  SG Terduga Pelaku Pembunuhan Siswa SMP Di Sikka Terlihat Sedang Berkeliaran

 

Mendengar Hal Tersebut watwan Menghubungi Camat Lembur ISYAQ SAMAU Melalui Tlp seluruhnya Kamis 19 Februari 2026

Terkait Persoaln Di Maksut Camat Menjelaskan ” Pihaknya Hanya Mengetahui GBI ROCk Manistry Di Pimpin Oleh Pdm dr Puguh Setiawan Karna itu Terdaftar di Pemerintah dan Pihak kecamatan Mengetahui Itu, Numun GBI Feladelfia Baumi itu,tidak Terdaftar Dan Belum Ada ijin Pemerintah, Yg Di Pimpin Oleh Jhon Onko Bersama Pdt Hencen Jojana,

Untuk itu pihaknya Akan Menyuratui Pos Pelayanan Tersebut Untuk Menghentikan Aktifitas peribadatan Untuk Sementara Waktu Tegas Camat ISYAQ.

 

Kemudian Wartawan Kembali Menghubungi Jhon Onko melalui Tlp seluruhnya kamis 19 Februari 2026

Terkait Ijin Dan Pembritahuan Camat, Akan Menyuratinya Untuk Sementara Waktu Menghentikan Aktifitas Sementara.

Mengingat Jarak Dan Lokosi Yg Sangat Berdekatan, Mendengar Hal Tersebut Jhon Onko Dengan Nada Emosi memaki, Maki Wartwan Dengan Nada Kasar Seolah Olah kesalahan Fatal ada di Pihak Media, Padahal wartawan Suda Menjelaskan kepadanya ” Kami media Cuma Hanya Melakukan Pemberitaan Sesuai Dengan pernyataan Nara Sumber, Tugas Kami Menulis Brita Bukan Mencapuri Urasan Organisasi,” Namun Jhon Tetap Dengan Nada Kasar Kepada Awak Media.

Baca Juga:  Tagline Sekda Alor, Yustus Dopong Abora: Menjadikan ASN Bermartabat

Wartan Pun Memaklumi Hal Tersebut karna menurut kami, Jhon Belum Mengerti Tugas Jurnalistik Berdasarkan Pasal 81 Wartwan yg menjalankan Tugas Jurnalistik Secara Sah Di lindungi dari Tindakan Kekerasan Atau penghalangan

Sanksi Pidana Siapa Saja Yg secara sengaja melakukan tindakan yg berakibat menghambat Atau menghalangi kerja Pers Misalnya Merampas Kemera, Mengusir wartawan yg meliput sesuai Aturan dapat di pidana Penjara Paling Lama 2 Tahun Atau denda maksimal Rp 500.000.000.

 

Pdt Hence Jojana Yg merupakan pendeta Pembina Pos Pelayanan GBI Baumi Sampe Saat ini tdk merespon Panggilan wartwan, Sampai brita Ini di Terbitkan.

PENULIS : SIUS DJOBO

EDITOR   : RED