Example floating
Example floating
DaerahHukrimNasionalNTT

Breaking News! Korban TPPO Di Maumere, Gubernur Dedi Mulyadi Pastikan Kepulangan 12 Warga Jawa Barat

44
×

Breaking News! Korban TPPO Di Maumere, Gubernur Dedi Mulyadi Pastikan Kepulangan 12 Warga Jawa Barat

Sebarkan artikel ini

WNK – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang familiar disapa KDM akhirnya memulangkan 12 LC (Ladies Companion) Eltras Pub yang satu bulan terakhir ini ditampung di TruK-F.

Sebanyak 12 warga Jawa Barat yang diduga korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) resmi dipulangkan dari Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Senin 23 Februari 2026.

Dedi Mulyadi bertemu langsung dengan ke-12 LC di Shelter Truk-F untuk memfasilitasi pemulangan sekaligus memastikan kondisi fisik dan psikis para korban dalam keadaan stabil sebelum diterbangkan kembali ke Jawa Barat.

Baca Juga:  Kunjungi Siswa-Siswi SDN Tuabao Waiblama, Bunda Literasi Fista Kago Tegaskan Fondasi Generasi Cerdas

Ke-12 LC keluar dari Shelter Truk-F dengan wajah ditutupi makser dan penutup kepala. Mereka diantar ke bandara menggunakan satu mini bus putih dan dikawal mobil Patroli Sat Lantas Polres Sikka.

Selanjutnya ke-12 LC akan segera diberangkatkan menggunakan pesawat Susi Air ke Labuan Bajo sambil menunggu pesawat menuju Jawa Barat.

Saat dikonfirmasi Wartawan, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan, kehadirannya adalah untuk memberikan rasa aman bagi warganya yang tertimpa musibah di perantauan.

Baca Juga:  Tagline Sekda Alor, Yustus Dopong Abora: Menjadikan ASN Bermartabat

“Dalam rangka memastikan yang korban ini dalam keadaan sehat, dalam keadaan selamat, dan dalam keadaan baik. Sehingga mereka bisa kembali ke Jawa Barat”, ujar Dedi kepada awak media.

Meski para korban telah dipulangkan, Dedi memastikan bahwa jalur hukum terhadap para pelaku tidak akan terhenti.

Saat ini, kasus tersebut telah memasuki tahap penyelidikan dan penetapan tersangka. Para korban menyatakan kesiapan mereka untuk terus kooperatif dalam penanganan perkara.

“Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersedia melakukan pendampingan sampai masalah ini selesai,” tegas Dedi.

Baca Juga:  Persembahkan Untuk SMAK St. Yoseph Kalabahi, Kepala Sekolah: Bangga Dan Apresiasi 7 Siswi Juara 2 Lomba Line Dance Tingkat NTT

Dugaan kekerasan dan ketidakjelasan upah kasus ini mulai terkuak setelah munculnya keluhan dari para korban.

Selain terjebak dalam profesi yang tidak diinginkan, mereka melaporkan adanya ketidakjelasan besaran upah serta tindakan kekerasan yang dialami selama bekerja.

Saat ini Gubernur Jawa Barat masih berada di Truk-F Maumere dan menunggu jemputan pesawat Susi Air untuk selanjutnya ikut ke Labuan Bajo dan sama-sama berangkat ke Jawa Barat bersama ke-12 LC.

Penulis: Maria E. Florida
Editor: Markus Kari