WNK – Resah dengan kondisi ruas jalan lingkar Pulau Pantar di Kabupaten Alor, sejumlah Pemuda melakukan pengecoran atau tambal jalan di wilayah Tuntuli, Desa Mawar, Kecamatan Pantar Timur, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur, secara swadaya.
Menurut informan terpercaya, ruas jalan ini merupakan penghubung jalan antara Bakalang hingga Nule dengan status Jalan Provinsi.
Pantauan Wartawan Warta Nusa Kenari saat melakukan perjalanan melalui ruas jalan ini sekitar pukul 13.50 (WITA), terlihat belasan Pemuda Tuntuli sedang mengadukan campuran antara pasir, semen, air dan batu pecah sekaligus mengangkut campuran tersebut lalu mengisi pada jalan-jalan yang berlubang dan membuat menjadi rata.

Kegiatan pengecoran atau tambal ruas jalan ini sebuah bentuk kritikan halus terhadap pemerintah yang dianggap berdiam diri saat melihat dan merasakan ketika melewati ruas jalan ini.
Dalam perbincangan singkat, mereka mengaku pengecoran atau tambal ruas jalan berlubang ini merupakan kegiatan secara swadaya yang dilakukan untuk memperbaiki jalan tersebut.
“Yaa kalau ada berkat kita bakumpul tangan beli semen ko cor jalan ini”, kata seorang Pemuda di lokasi tersebut, Minggu 11 Oktober 2026.
Penulis: Markus Kari
Editor: Red


