WNK – Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Wair Pu’an Kabupaten Sikka, Frans Laka menegaskan pihaknya belum melaksanakan perekrutan pegawai pada perusahaan ini meskipun telah menyiapkan dokumen perencanaan.
Hal tersebut ditegaskannya menanggapi sorotan publik terkait pola rekrutmen yang tertutup dan beraroma KKN, saat dikonfirmasi Wartawan Warta Nusa Kenari di ruang kerjanya, Rabu 20 Mei 2026.
Frans Laka kembali menegaskan, pihaknya justru mengamini sebagaimana harapan masyarakat bahwasanya proses rekrutmen pegawai tersebut diumumkan secara transparan.
“Kami memang telah menyiapkan dokumen perencanaan rekrutmen sejak bulan Februari 2026 yang lalu. Prosesnya melewati pengesahan Dinas Nakertrans, dan saya baru tandatangan dokumen itu pada tanggal 12 Mei 2026 kemarin. Pada prinsipnya, pelaksanaan rekrutmen itu belum kami laksanakan”, tegasnya.
Soal jumlah pegawai yang bakal direkrut, Frans mengatakan, akan disesuaikan dengan kebutuhan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Wair Pu’an Kabupaten Sikka ini.
“Setiap tahun palingan berkisar 2 atau tiga pegawai yang kita rekrut. Nah, kalau kebutuhan kita hanya 2 atau tiga pegawai, lalu pelamarnya datang dengan spesifikasi sarjana sedangkan yang kita butuhkan adalah pegawai yang bertugas pada operator sumur, penjaga sumber, maupun pencatat meteran, apakah pelamar sarjana ini mau bekerja di posisi–posisi tersebut?”, ujarnya sambil bertanya.
Frans Laka menambahkan, meskipun pihaknya tidak mengumumkan soal jadwal rekrutmen itu, namun banyak pula yang melamar.
“Lamaran yang masuk, tidak serta merta kami akomodir. Sebab, belum ada jadwal pelaksanaan rekrutmen atau seleksi itu. Bila tiba saatnya, barulah tim seleksi akan melakukan seleksi terhadap para pelamar seturut kebutuhan Perumda”, urai Frans.
Ia menegaskan, pihaknya juga memasukkan pertimbangan kemanusiaan dalam penentuan kelulusan seleksi tersebut.
Penulis: Maria E. Florida
Editor: Markus Kari












