WNK – Pemerintah Kabupaten Sikka menyiapkan program beasiswa bagi mahasiswa baru yang berasal dari keluarga kurang mampu, dengan cakupan pembiayaan hingga menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago, saat memberikan materi motivasi kepada mahasiswa baru Angkatan VII Politeknik Cristo Re Maumere, Jumat 4 September 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Juventus menyampaikan bahwa pemerintah daerah memberikan perhatian serius terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui akses pendidikan tinggi yang lebih luas dan berkeadilan.
Menurutnya, mahasiswa yang memenuhi persyaratan dan masuk dalam kategori desil 1 hingga desil 5 akan menjadi sasaran penerima manfaat program beasiswa yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Sikka.
“Pemerintah akan menyiapkan beasiswa bagi mahasiswa yang memenuhi syarat, khususnya yang berada pada desil 1 sampai desil 5. Beasiswa ini kita siapkan agar mahasiswa dapat mengikuti pendidikan sampai tamat”, ujar Bupati Juventus.
Ia menegaskan, keterbatasan ekonomi keluarga tidak boleh menjadi alasan bagi anak-anak Sikka untuk menghentikan cita-cita dan kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan tinggi.
Bupati Juventus juga mengingatkan para mahasiswa baru agar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sungguh-sungguh.
Bantuan pendidikan yang diberikan pemerintah, kata Dia, harus dibarengi dengan komitmen, disiplin, kerja keras, dan tanggung jawab dari setiap mahasiswa.
“Kesempatan ini harus dimanfaatkan dengan baik. Pemerintah membantu membuka jalan, tetapi mahasiswa sendiri yang harus berjalan dan berjuang untuk mencapai masa depan”, pesannya.
Pendidikan Vokasi Bekal Menghadapi Dunia Kerja
Di hadapan mahasiswa baru Politeknik Cristo Re Maumere, Bupati Juventus juga menyoroti pentingnya pendidikan vokasi sebagai salah satu jawaban terhadap perubahan dunia kerja yang berlangsung sangat cepat.
Menurutnya, perkembangan teknologi dan kebutuhan industri menuntut generasi muda tidak hanya memiliki pengetahuan akademik, tetapi juga keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Karena itu, mahasiswa vokasi didorong untuk serius mengembangkan kompetensi, keterampilan, karakter, kemampuan beradaptasi, serta keberanian untuk menciptakan peluang.
“Dunia berubah sangat cepat. Teknologi berkembang dan industri membutuhkan keterampilan baru yang nyata. Karena itu, pendidikan vokasi menjadi penting untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi masa depan”, jelasnya.
Bupati Juventus berharap mahasiswa baru Politeknik Cristo Re Maumere tidak hanya berorientasi menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menjadi pencipta lapangan kerja melalui keterampilan dan inovasi yang diperoleh selama menempuh pendidikan.
Ia juga mengajak mahasiswa untuk membangun pola pikir yang positif, berani bermimpi besar, serta tetap memiliki kepedulian terhadap daerah.
“Belajarlah dengan sungguh-sungguh. Jadilah generasi yang memiliki kompetensi, karakter, dan keberanian untuk membangun daerah. Sikka membutuhkan anak-anak muda yang terampil dan mampu memberikan kontribusi nyata”, tandasnya.
Program beasiswa tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu bentuk nyata keberpihakan Pemerintah Kabupaten Sikka terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus membuka kesempatan yang lebih besar bagi generasi muda dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh pendidikan tinggi hingga menyelesaikan studinya.
Penulis: Maria E. Florida
Editor: Red












