WNK – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Sikka menyalurkan bantuan berupa material bangunan kepada warga terdampak gempa di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Senin 5 Oktober 2026.
Bantuan tersebut disalurkan pasca Kunjungan mantan Presiden Jokowi beberapa waktu lalu.
Pendistribusian bantuan tersebut dipimpin langsung Ketua DPD PSI Sikka Matias Marianus Yanes Mekeng bersama Badan Pengurus DPD PSI Sikka.
Status tanggap darurat berakhir pada beberapa waktu lalu, namun bantuan-bantuan berupa bahan bangunan tetap disalurkan untuk proses pemulihan kebutuhan warga terdampak.
Ketua DPD PSI Sikka Matias Marianus Yanes Mekeng mengatakan, hari pertama DPD PSI Sikka menyalurkan bantuan untuk warga terdampak di tiga desa, yakni Desa Rokirole, Desa Lado Laka, dan Desa Tuang Geo, Kecamatan Palue.
“Pada hari pertama ini kami fokus untuk tiga desa terdampak, hal Ini merupakan komitmen PSI untuk hadir bersama rakyat saat tertimpa musibah. Kami ingin proses pemulihan berjalan adil dan merata, tidak ada desa yang tertinggal”, ucap Yanes Mekeng sapaan akrabnya.
Bantuan bahan bangunan diberikan dengan jumlah yang berbeda sesuai kebutuhan warga.
“Dengan demikian total bantuan yang disalurkan pada hari pertama mencapai seng 800 lembar, semen 800 sak, dan tandon air minum 18 buah”, ungkap Yanes.

Lebih lanjut Yanes menuturkan bahwa, bantuan seng dan semen dibutuhkan warga untuk memperbaiki rumah yang mengalami kerusakan akibat gempa berkekuatan magnitudo 7,7 Magnitudo, sementara tandon disiapkan untuk membantu pemenuhan kebutuhan air bersih di posko-posko pengungsian.
Ia menambahkan, pendustribusian bantuan tidak berhenti pada tiga desa tersebut. DPD PSI Sikka berencana melanjutkan distribusi bantuan ke desa-desa lain di Pulau Palue pada hari kedua dan tahap berikutnya.
“Untuk di ketahui bahwa pendistribusian bantuan tidak hanya sampai disini karena akan di lanjutkan pada hari kedua di 4 desa terdampak yang belum di distribusikan”, ungkapnya.
Penulis: Maria E. Florida
Editor: Red
