DaerahNasionalNTTTeknologi

NTT Level Awas, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Hujan Lebat Hingga Ekstrem Dan Angin Kencang

146
×

NTT Level Awas, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Hujan Lebat Hingga Ekstrem Dan Angin Kencang

Sebarkan artikel ini

WNK – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca Indonesia bagi sejumlah daerah khususnya di wilayah Nusa Tenggara Timur.

Terpantau di Instagram @infobmkg, wilayah Nusa Tenggara Timur dalam level peringatan awas (merah) hujan lebat hingga ekstrem dan angin kencang untuk beberapa hari kedepan, 18-20 Januari 2026.

Untuk wilayah Alor status cuaca tersebut akan terjadi pada Selasa 20 Januari 2026.

Baca Juga:  Serap Aspirasi Di Dapil Alor Barat Laut, Anggota DPRD Taufik Syahbudin Gelontorkan Sederet Bantuan Nyata

Selain Alor, cuaca seperti ini juga akan terjadi pada hari yang sama di Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Rote, Sabu, Flores Timur, Lembata dan Belu.

“Peringatan dini cuaca ini menunjukkan nilai akumulasi harian paling tinggi dalam satu Provinsi (Nusa Tenggara Timur)”, bunyi tulisan di Instagram @infobmkg, Minggu 18 Januari 2026.

Baca Juga:  Penyambutan Di Kolijahi Hingga Prosesi Dan Long March 100 Tahun Injil Masuk Warsalelang, Ketua MS GMIT Pendeta Samuel: Ini Indah Tiada Duanya

Peringatan dini cuaca ini juga dikeluarkan oleh BMKG El Tari Kupang melalui Instagram.

“Waspada potensi hujan sedang hingga sangat lebat yang disertai kilat/petir dan angin kencang berdurasi singkat di wilayah Manggarai Barat, Sikka, Flores Timur, Alor, Belu, TTU, Malaka, TTS, Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Rote Ndao, Sabu Raijua dan Sumba Timur”, tulis @infobmkgeltari.

Masyarakat diminta untuk waspada terhadap dampak hujan lebat hingga ekstrem yang disertai petir dan angin kencang yang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi dan juga siap siaga sebagai kunci dalam menghadapi potensi bencana akibat cuaca ekstrem ini.

Baca Juga:  Proyek Jalan Baranusa - Kabir Senilai 27 Miliar Rupiah "Bau" Solar Subsidi

Selain itu, masyarakat juga diminta gotong royong saling membantu jika melihat atau terdampak bencana hidrometeorologi.

Penulis: Markus Kari
Foto: Internet
Editor: Markus Kari