WNK – Pelayanan publik di Kantor Kecamatan Pantar Tengah, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur, dikeluhkan oleh warga setempat. Pasalnya, kantor pemerintahan tersebut terpantau lumpuh dan tidak menunjukkan adanya aktivitas pelayanan selama hampir dua minggu terakhir ini.
Selain kekosongan aktivitas pegawai, kondisi sarana prasarana Kantor Kecamatan tersebut juga memprihatinkan.
Menjelang bulan Agustus 2026 ini, dimana seharusnya semarak menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia mulai terasa. Namun, justru terlihat halaman Kantor Kecamatan Pantar Tengah maupun lokasi upacara nanti dibiarkan ditumbuhi semak belukar.
Lebih ironis lagi, tidak tampak satupun tiang bendera berdiri di halaman Kantor Kecamatan tersebut.
Kondisi ini memicu keprihatinan mendalam ditengah masyarakat. Seolah-olah warga di Kecamatan Pantar Tengah belum sepenuhnya merasakan denyut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Salah satu warga setempat yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaannya.
Menurutnya, kekosongan aktivitas Kantor Kecamatan Pantar Tengah ini sangat menghambat urusan administrasi masyarakat yang hendak mengurus berbagai keperluan penting.
“Kantor Camat (Pantar Tengah) ini seperti rumah kosong. Sudah hampir dua minggu kami datang mau urus berkas, tapi pintunya tertutup dan tidak ada satu pun pegawai yang berkantor. Apalagi ini sudah mau masuk bulan Agustus, halaman dipenuhi rumput liar dan tiang bendera pun tidak ada. Kami seperti anak tiri yang tidak merdeka di daerah sendiri”, ujar warga tersebut dengan nada kesal kepada Wartawan Warta Nusa Kenari, Senin 27 Juli 2026.
Masyarakat Kecamatan Pantar Tengah kini mendesak Pemerintah Kabupaten Alor melalui Inspektorat Daerah (Irda) dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk segera turun tangan melakukan inspeksi mendadak (sidak).
Mereka berharap, kinerja aparatur sipil negara (ASN) di wilayah tersebut dapat dievaluasi agar pelayanan publik dan wibawa Pemerintah Kecamatan Pantar Tengah dapat segera dipulihkan.
Camat Pantar Tengah Manoak Boling Sau, S.T, membantah keluhan dan tudingan warga tersebut.
“Tidak benar, kami aktivitas perkantoran seperti biasa. Sesuai surat edaran dari (pemerintah) pusat yang ditindakan lanjuti oleh pemerintah daerah bahwa staf dan eselon 4 itu aktif bekerja dari senin sampai kamis. Sedangkan untuk eselon 2 dan 3 aktif bekerja dari senin sampai jumat”, pungkasnya.
Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 lanjut Manoak, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan guna menyelenggarakan Upacara Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Kemudian untuk menyambut HUT Kemerdekaan RI, saya sudah tunjuk SMK Negeri Muriabang untuk melaksanakan Pengibaran Bendera Merah Putih tingkat Kecamatan Pantar Tengah dan panduan suaranya dari SMA Negeri Mauta”, jelas Manoak.
Penulis: Sius Djobo
Editor: Red












