KesehatanDaerahDesaEkbisNasionalNTTPertanianSosialTeknologi

Kelompok Masyarakat “Berkah Kelapa Mandiri” Di Pandai Kabupaten Alor Ciptakan VCO GO, Banyak Manfaatnya!

×

Kelompok Masyarakat “Berkah Kelapa Mandiri” Di Pandai Kabupaten Alor Ciptakan VCO GO, Banyak Manfaatnya!

Sebarkan artikel ini

WNK – Kekayaan sumber daya alam (SDA) dan sumber daya manusia (SDM) terus nampak melalui kesehatan masyarakat. Kini, sebuah produk unggulan Usaha Masyarakat Mikro dan Menengah (UMKM) melalui “Berkah Kelapa Mandiri” dengan merek Virgin Coconut Oil (VCO GO) yang dihasilkan langsung dari Desa Pandai, Kecamatan Pantar, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur.

Produk ini telah diproduksi setahun lalu pada 2025 yang hingga kini telah dipasarkan dan dinikmati untuk kesehatan masyarakat.

Adapun manfaat dari VCO GO ini antara lain meningkatkan daya tahan tubuh, merawat kulit dan rambut, bahan masak sehat, mengurangi risiko penyakit jantung, alami dan bebas pengawet serta untuk anak-anak, remaja, ibu hamil dan lansia.

Berikut hasil wawancara Wartawan Warta Nusa Kenari dengan Narasumber Rahmawati Abdullah selaku Kepala Berkah Kelapa Mandiri di lokasi produksi VCO GO Desa Pandai, pada Minggu 9 Agustus 2026.

Wartawan (Markus Kari): Apa itu VCO GO?
Narasumber (Rahmawati Abdullah): VCO GO adalah minyak kelapa murni yang difermentasi. Kita disini Berkah Kelapa Mandiri menggunakan kelapa merah.

Wartawan (Markus Kari): Berapa lama produksi VCO GO ini?
Narasumber (Rahmawati Abdullah): VCO GO ini kita produksi sebanyak 3 kali dalam satu Minggu. Satu kali produksi itu kita menghasilkan 100 sampai 110 botol.

Wartawan (Markus Kari): Berapa ukuran botol VCO GO yang digunakan untuk dipasarkan?
Narasumber (Rahmawati Abdullah): VCO GO untuk sekarang, karena kita baru produksi dan dipasarkan itu kita menggunakan botol ukuran 250 ml. Nanti kita akan adakan atau jual dengan ukuran botol yang 100 ml, agar bisa menjangkau pasaran secara luas.

Wartawan (Markus Kari): Dimana saja VCO GO sudah dipasarkan?
Narasumber (Rahmawati Abdullah): Alhamdulillah untuk di wilayah Pulau Pantar sudah dipasarkan. Sekarang ini saya lagi rencanakan ke Kalabahi Ibukota Kabupaten Alor dengan tagline “Produk Desa Bisa Ke Kota” begitu.

Baca Juga:  Kades Ternate Ucapkan Terima Kasih Ke Anggota DPRD Alor Taufik Syabudin, Jalan Setapak 603 Meter Resmi Hadir Untuk Warga

Wartawan (Markus Kari): Kapan VCO GO diproduksi dan dipasarkan
Narasumber (Rahmawati Abdullah): VCO GO sejak tahun 2025 sudah dipasarkan. Kalau untuk pembuatannya dengan berbagai cara kita menjalankan sudah lama dan saya baru mendapatkan hasil VCO GO ini pas begitu.

Wartawan (Markus Kari): Apa manfaat dari VCO GO ini?
Narasumber (Rahmawati Abdullah): Untuk VCO sendiri kalau dilihat dari berbagai media sosial, kita tau bahwa VCO banyak. Tapi kalau VCO GO ini, saya sendiri produksi pun saya merasakan manfaatnya. Untuk mengatasinya masalah kesehatan wanita, untuk kulit juga, pertumbuhan rambut, untuk ibu-ibu hamil, anak-anak dan masih banyak manfaat lainnya.

Wartawan (Markus Kari): Dimana saja tempat pemasaran atau masyarakat mendapatkan VCO GO ini?
Narasumber (Rahmawati Abdullah): VCO GO untuk pemasaran sendiri, masyarakat yang sudah tau bisa membeli baik secara langsung maupun melalui pemesanan lewat media sosial. Rencananya VCO GO ini akan ada di kios-kios maupun tempat-tempat umum seperti NTT Mart, Indomaret maupun Apotik.

Wartawan (Markus Kari): Berapa banyak permintaan pasar VCO GO ini?
Narasumber (Rahmawati Abdullah): VCO GO, Alhamdulillah produk yang digunakan atau dibeli lumayan banyak. Kemarin pemesanan dari Kangge (Kecamatan Pantar Barat Laut). Hingga saat ini berkisar 500-an yang keluar dari penjualan.

Wartawan (Markus Kari): Berapa harga VCO GO per botol (250 ml)
Narasumber (Rahmawati Abdullah): VCO GO untuk sekarang, kita masih jual dengan harga 100 ribu per botol. Kalau se-ukuran botol (250 ml) ini orang bilang mahal tapi yang tau produknya pasti bilang murah sekali, karena manfaatnya sangat terasa saat dikonsumsi atau digunakan.

Baca Juga:  Pengusaha Muda Alor Datangi BLHD Dan UPTD Taman Perairan, Protes Dugaan Reklamasi Sepihak di Pesisir Kelurahan Mutiara

Wartawan (Markus Kari): Apakah VCO GO ini sudah bersertifikat halal, BPOM dan izin produksi?
Narasumber (Rahmawati Abdullah): Untuk VCO GO ini Alhamdulillah izin produksinya sudah ada dari Dinas Perindustrian, terus BPOM sudah ada, terus label halal pun Alhamdulillah baru keluar (terbit). Saya sudah persiapkan semua ini untuk produk VCO GO karena dikonsumsi agar masyarakat yang memesan dan memakai tidak ragu karena ini untuk kesehatan.

Wartawan (Markus Kari): Mengapa VCO GO ini diproduksi di Desa Pandai, Kecamatan Pantar, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur?
Narasumber (Rahmawati Abdullah): Asal-muasal kok bisa buat VCO GO ini? Karena nganggur. Kita disini Desa Pandai, kira-kira apa yang kita bisa buat sesuatu yang menghasilkan! Kebetulan kelapa banyak, karena di Desa Pandai ini penghasil kopra juga kan. Dari kelapa inilah kita terpikirkan buat VCO. Tapi sempat beberapa kali kita gagal. Karena mulai mencoba itu sejak 5 tahun lalu dan perhitungan saya itu menghabiskan kurang lebih seribu buah kelapa. Sebenarnya saat kita coba itu minyaknya jadi, tapi saya merasakan kok hasil VCOnya tidak ada begitu. Dan kita terus mencoba akhirnya mendapatkan hasil yang pas. Selain itu juga bisa pekerjakan dan berdayakan anak-anak muda disini begitu.

Wartawan (Markus Kari): Bagaimana dukungan keluarga dan pemerintah?
Narasumber (Rahmawati Abdullah): Alhamdulillah saya bersyukur untuk keluarga sendiri, suami yang antar kesana-kemarin membeli alat bahan dan mempromosikan dari mulut ke mulut dan juga lewat media sosial. Artinya kita sama-sama berjuanglah dengan impian bahwa kita bisa sukses menyehatkan banyak orang dengan VCO GO ini. Kita pun ada donatur pribadi yang sangat mendukung dengan memfasilitasi. Kepala Desa Pandai dan seluruh perangkatnya bersama tenaga kesehatan dan masyarakat disini sangat mendukung dengan adanya produk ini.

Baca Juga:  6 Hari Padam Total Akibat Gempa Flores, Listrik Di Palue Kembali Menyala

Wartawan (Markus Kari): Seperti apa dukungan pemerintah terhadap produk rumah tangga ini?
Narasumber (Rahmawati Abdullah): Untuk pembekalan atau pelatihan VCO GO ini, Karena kita harus tau dulu ilmunya baru kita bisa produksikan. Alhmdulillah Dinas Kesehatan Kabupaten Alor sendiri sudah memfasilitasi kegiatan pelatihan dan saya mendapatkan ilmu pengetahuan yang sangat luar biasa. Setelah pelatihan Alhamdulillah mereka melakukan kunjungan kesini untuk melihat secara langsung alat-alat yang digunakan dan tempat produksi VCO GO ini.

Wartawan (Markus Kari): Cara mengkonsumsi atau menggunakan VCO GO.
Narasumber (Rahmawati Abdullah): Resep VCO GO sendiri untuk sehat sehari minum dua kali ukuran satu sendok makan. Saat pagi hari setelah bangun tidur sebelum aktivitas dan di malam hari sebelum tidur. Setelah minum VCO GO langsung minum air hangat. Selain diminum, VCO GO juga bisa dioleskan di bagian tubuh yang sakit. Jangan lupa sebelum minum VCO GO ini kita bawa dalam Doa, Insyaallah pasti sehat.

VCO GO, 100 persen minyak kelapa murni bersertifikat BPOM, label halal dan izin produksi. Bapak-Mama jangan ragu membeli dan mengonsumsi. Karena VCO GO gasss terus, sehat terus.

Bagi masyarakat yang ingin berkonsultasi atau membeli produk UMKM VCO GO ini bisa menghubungi nomor kontak 0821-4482-6588 (Berkah Kelapa Mandiri), 0858-0151-8389 (Rahmawati Abdullah) dan melalui media sosial Facebook (Berkah Kelapa Mandiri), Tiktok (Virgin Coconut Oil Kelapa Merah), Instagram (Berkah Kelapa Mandiri). Bisa juga langsung kunjungi Kantor Berkah Kelapa Mandiri di Desa Pandai, Kecamatan Pantar, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur.

Editor: Red