DaerahEkbisKesehatanNTT

Pihak RSD Kalabahi Tutup “Mulut” Adanya Dugaan “Permainan Gelap” Alat Kesehatan Dan Obat, Akan Bersurat Ke Kemenkes RI

235
×

Pihak RSD Kalabahi Tutup “Mulut” Adanya Dugaan “Permainan Gelap” Alat Kesehatan Dan Obat, Akan Bersurat Ke Kemenkes RI

Sebarkan artikel ini

WNK – Menindak lanjuti informasi terkait dengan dugaan adanya “permainan gelap” alat kesehatan dan obat-obatan di Rumah Sakit Daerah (RSD) Kalabahi, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur, Wartawan Nusa Kenari telah melakukan investigasi di ruang IGD RSUD Kalabahi pada Kamis, 22 Januari 2026 pagi tadi.

Dalam investigasi tersebut, pihak dokter yang bertugas di IGD RSD Kalabahi menolak memberikan pernyataan.

Baca Juga:  Soroti Realisasi Anggaran Beasiswa, Anggota DPRD Yoseph Eri: Bupati Sikka Jangan Terjebak Aturan Sendiri

Selain itu, saat Wartawan melakukan pemotretan untuk dilakukan pemberitaan ini pun tetap ditolak. Sementara media ini melakukan pelayanan terkait informasi publik.

Melalui media ini, terkait pelayanan publik yang dilakukan oleh pihak medis IGD RSD Kalabahi, para dokter di RSD Kalabahi menutup informasi kepada wartawan untuk di publikasikan.

Baca Juga:  Gerindra Dorong Realisasi Di Rakor DPD NTT, 80 Sekolah Di Alor Masuk Radar Anggaran

Sebelumnya diberitakan, menyangkut pasien BPJS pemerintah yang mestinya ditanggung oleh pihak RSD Kalabahi, namun para dokter menyuruh pasien untuk membeli obat di luar.

Saat ditanya wartawan, dokter lebih memilih menolak memberikan tanggapan kepada wartawan.

Untuk itu, pelayanan BPJS Pemerintah di IGD RSD Kalabahi tidak dirasakan oleh para pasien.

Baca Juga:  Saya Hancur Pak! Ibunda Ade Noni Pertanyakan Hati Nurani Kapolres Dan Anggota DPRD Kabupaten Sikka

“Kami akan menyurati Kementerian Kesehatan RI terkait pelayanan yang tidak maksimal oleh dokter di RSD Kalabahi, dan juga tidak merasakan Fasilitas Alat Kesehatan yang sudah dibelanjakan oleh Pemerintah untuk pelayanan medis di RSD Kalabahi”, ujar narasumber terpercaya yang tidak ingin namanya dipublikasikan kepada Wartawan Warta Nusa Kenari.

Penulis: Sius Djobo
Editor: Markus Kari