WNK – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Alor mencatat sejarah baru dalam optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Di bawah kepemimpinan Kepala Dinas Mesak Tapua Blegur, S.Pi, Balai Benih Ikan (BBI) Air Tawar yang telah vakum menyumbang pendapatan selama lebih dari dua dekade akhirnya berhasil membuahkan hasil signifikan pada tahun anggaran 2026 ini.
Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Alor Mesak Blegur saat ditemui oleh Wartawan Warta Nusa Kenari di ruang kerjanya, Kamis 17 September 2026.
Ia menjelaskan, BBI Air Tawar tersebut sebenarnya sudah dibentuk oleh DKP Kabupaten Alor sejak tahun 2003 silam.
Namun kata Mesak, sejak pertama kali didirikan hingga beberapa tahun kepemimpinan sebelumnya, unit tersebut belum pernah sama sekali menghasilkan kontribusi bagi Pendapatan Anggaran Daerah (PAD) Kabupaten Alor.
“Sejak itu BBI (Balai Benih Ikan Air Tawar) ini belum menghasilkan PAD. Tetapi sejak saya pimpin Dinas (Kelautan dan Perikanan) ini, BBI ini berhasil menghasilkan PAD sebesar 40 juta rupiah pada tahun ini,” ujar Mesak.
Lebih lanjut, Mesak menjelaskan bahwa pencapaian tersebut didorong oleh tingginya kebutuhan masyarakat Kabupaten Alor terhadap ketersediaan benih ikan air tawar yang berkualitas.
Melalui pengelolaan yang lebih terarah dan responsif terhadap kebutuhan pasar lokal, pihaknya sukses meraup penjualan pada tahun ini.
Tidak berhenti sampai di situ, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Alor juga menargetkan peningkatan kinerja yang lebih masif pada sektor ini.
Berdasarkan proyeksi dan tren permintaan yang ada, Mesak memperkirakan akan terjadi lonjakan peningkatan pendapatan serta produktivitas pada Tahun Anggaran (TA) 2027 mendatang.
“Langkah terobosan ini sekaligus memperlihatkan komitmen DKP Kabupaten Alor dalam memaksimalkan potensi aset-aset daerah guna mendukung kemandirian fiskal dan memperkuat ketahanan pangan masyarakat di Bumi Kenari”, kata Mesak dengan nada optimistis.
Penulis: Sius Djobo
Editor: Red












