Example floating
Example floating
DaerahKesehatanNTT

Pemerintah Daerah Alor Diminta Lebih Banyak Pengadaan Dokter Dari Pada Mobil Ambulans

281
×

Pemerintah Daerah Alor Diminta Lebih Banyak Pengadaan Dokter Dari Pada Mobil Ambulans

Sebarkan artikel ini

WNK – Pemerintah Daerah Kabupaten Alor diminta lebih banyak mendatangkan dokter dari pada pengadaan mobil ambulans.

Hal itu disampaikan oleh seorang narasumber berinisial CHR, sebagai pasien rutin kontrol bulanan di RSD Kalabahi, Kabupaten Alor saat menemui awak media Warta Nusa Kenari, Kamis 15 Januari 2026.

Dia menilai pelayanan publik di RSD Kalabahi sangat mengecewakan, dikarenakan pelayanan tersebut sangatlah lambat diambil tindakan oleh dokter yang menangani pelayanan di poli Interna RSD Kalabahi.

Lebih lanjut CHR menegaskan bahwa, para perawat dalam melakukan tindakan sambil memainkan Handphone.

Baca Juga:  Sekolah Inovatif! SMK Negeri Bukapiting Berhasil Mengubah Tantangan Menjadi Prestasi Digital Di Pusat Kota NTT

“Seolah-olah lebih mengutamakan HP dari pada pelayanan medisnya”, ujarnya.

Untuk itu, pasien tersebut menyarankan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Alor untuk mendatangkan dokter dari pada mobil Ambulance.

“Jangan Pemerintah Daerah lebih mengutamakan urusan Bisnis dari pada kepentingan pelayanan kesehatan masyarakat”, tegas CHR.

Menanggapi hal tersebut, Wartawan Warta Nusa Kenari berhasil konfirmasi oleh pihak RSD Kalabahi di ruang Plh. Manejer pelayanan medis Maryam Kalakik, S.Kep., Ns.

Maryam menjelaskan bahwa, semua pelayanan Poliklinik rawat jalan di RSD kalabahi dilaksanakan sesuai prosedur.

Baca Juga:  Kades Nikson Minta BPKB Dum Truk BUMDes Pante Dere, Kasatlantas Polres Alor: Sudah Diberikan

“Semua Dokter Itu terbagi dua, ada jadwal poli dan jadwal ruang. Masing-masing dokter dengan penanggung jawab pasiennya. Biasanya dokter lebih dulu melakukan pelayanan ke ruangan dulu, barulah ke poli Interna. Biasanya dilakukan pelayanan kepada pasien kritis dari pada pasien masa pengobatan dan pemulihan. Sehingga proses penyembuhan lebih nyaman”, ujarnya.

Menanggapi lambatnya pelayanan medis di RSD Kalabahi Maryam menambahkan, pasien saat melakukan kontrol kesehatan diawali dengan pelayanan di pendaftaran online.

Biasanya lanjut Maryam, akses jaringan yang lambat untuk melakukan penginputan data di komputer yang terhubung langsung dengan BPJS pusat. Selain itu, biasanya juga terjadi pada kelambatan pelayanan di poli Interna diakibatkan banyak pasian poli interna.

Baca Juga:  Aksi Soilidaritas, HIMADO Flotim Galang Dana Bantu Korban Musibah Kebakaran Di Adonara Barat

“Karena semua pelayanan tidak saja dilakukan tindakan medis, tetapi ada penyelesaian proses administrasi berbasis online ke aplikasi, sehingga membutuhkan waktu cukup lama. Kalau aplikasi lancar pelayanannya cepat. Kalau aplikasi lambat pelayanan pun lambat”, pungkasnya.

Disamping itu, dijelaskan Maryam, RSD Kalabahi mengalami kekurangan tenaga dokter.

“RSD Kalabahi kesulitan pembayaran jasa pelayanan dokter dengan kurangnya PAD Alor”, tandasnya.

Penulis: SJ
Editor: Markus Kari