WNK – Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago, SH atau akrab disapa JPYK secara resmi mengukuhkan Bunda Literasi Kabupaten Sikka dalam sebuah seremoni yang berlangsung di Aula Frans Seda Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka, Jumat 27 Februari 2026.
Dalam sambutannya, Bupati JPYK menegaskan bahwa, pengukuhan Bunda Literasi bukan sekadar seremoni atau tuntutan regulasi, melainkan langkah strategis untuk memperkuat pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Sikka melalui penguatan budaya literasi.
“Literasi bukan hanya kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan berpikir kritis, memahami informasi, menggunakan teknologi secara cerdas dan bijak, serta mengambil keputusan yang bertanggung jawab”, tegasnya.
Ia menyoroti tantangan rendahnya minat baca di tengah pesatnya penggunaan gawai dan media sosial.
Menurutnya, di era digital saat ini, masyarakat harus memiliki literasi yang kuat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang salah maupun framing dari akun-akun palsu.

Bupati JPYK berharap, Bunda Literasi Kabupaten Sikka menjadi figur inspiratif yang mampu menggerakkan budaya membaca, menulis, dan belajar sepanjang hayat.
Selain itu lanjutnya, Bunda Literasi diharapkan mendorong kebiasaan membaca di kalangan pelajar dan masyarakat umum, mengajak keluarga dan komunitas menjadikan literasi sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, serta mempromosikan literasi digital yang cerdas dan bertanggung jawab.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati JPYK juga meminta dukungan Dinas PKO Kabupaten Sikka untuk menggalakkan Gong Literasi melalui program ‘Gerakan 30 Menit Baca Buku’ sebelum pelajaran dimulai.

Ia menegaskan bahwa, setiap sekolah dasar dan sekolah menengah pertama di bawah kewenangan kabupaten wajib memiliki pojok baca atau perpustakaan sekolah guna mendukung gerakan tersebut.
Pemerintah Kabupaten Sikka lanjutnya, berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan literasi masyarakat demi mewujudkan masyarakat Sikka yang gemar membaca, cinta belajar, kreatif, inovatif, dan berkarakter.
Pada kesempatan itu, Bupati JPYK juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka atas berbagai inovasi layanan, seperti Program Wisata Literasi dan Program Antar Buku bagi lansia, difabel, warga binaan Rumah Tahanan Maumere, serta pasien rawat inap dan keluarga penjaga pasien di sejumlah rumah sakit di wilayah Kabupaten Sikka.
Program tersebut dinilai sebagai langkah strategis dalam menghadirkan layanan perpustakaan yang inklusif dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat, katanya.

Mengakhiri sambutannya, Bupati JPYK mengucapkan selamat kepada Bunda Literasi Kabupaten Sikka yang telah dikukuhkan dan berharap amanah tersebut dijalankan dengan penuh dedikasi dan semangat pengabdian.
“Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberkati setiap langkah kita dalam membangun Kabupaten Sikka yang cerdas, berbudaya, dan bermartabat”, tutupnya.
Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua TP PKK Kabupaten Sikka selaku Ex Officio Bunda Literasi Kabupaten Sikka Ny. Fista Sambuari Kago, S.H, bersama seluruh pengurus TP PKK, pimpinan perangkat daerah, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan beserta jajaran, Plt. Kadis PKO, Plt. Kadis PMD, para mantan Kadis Kearsipan dan Perpustakaan, Pokja Bunda PAUD Kabupaten Sikka, serta para undangan lainnya.
Penulis: Maria E. Florida
Editor: Markus Kari















