DaerahBudayaNTT

Jembatan Darurat Di Pido-Alor Sudah Mulai Dikerjakan, Warga Masih Kekurangan Bahan

×

Jembatan Darurat Di Pido-Alor Sudah Mulai Dikerjakan, Warga Masih Kekurangan Bahan

Sebarkan artikel ini

WNK – Jembatan penyeberangan darurat yang menghubungkan antara Desa Pido dan Desa Kenarimbala, Kecamatan Alor Timur Laut, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur mulai dikerjakan warga secara gotong royong dengan menggunakan kayu (balok) dan bambu serta bahan lainnya, pada Kamis 22 Januari 2026.

Baca Juga:  Akademisi Hukum Soroti Penjualan Kayu Tumbang Hutan Lindung Egon Gahar Untuk Biaya Operasional KPH

Namun, belum dapat diselesaikan karena masih kekurangan beberapa bahan yang akan digunakan dalam pembuatan jembatan darurat ini.

“Sekarang kami kekurangan bahan”, ujar Imanuel Ore, salah satu masyarakat yang ikut bergotong royong membangun jembatan darurat ini.

Baca Juga:  Warga Keluhkan Distribusi Bantuan Gempa Di Sikka, AWAS Buka Call Center Pengaduan

Bahan tersebut diantaranya Behel U 40 cm, Behel Pelat 40 cm, Baot 30 cm, dan Paku Tembok masing-masing 7 cm, 10 cm dan 12 cm.

Baca Juga:  Ketika Toleransi Menjadi Nyata: Suku Belutowe Muslim Hibahkan Tanah Untuk Pembangunan Sekolah Katolik Di Hoelea

“Semoga ada orang-orang baik khususnya pemerintah dan DPRD bisa memperhatikan kondisi jembatan penyeberangan ini”, pintanya.

Penulis: Yusub F. Lande
Editor: Markus Kari