DaerahBudayaNTT

Jembatan Darurat Di Pido-Alor Sudah Mulai Dikerjakan, Warga Masih Kekurangan Bahan

55
×

Jembatan Darurat Di Pido-Alor Sudah Mulai Dikerjakan, Warga Masih Kekurangan Bahan

Sebarkan artikel ini

WNK – Jembatan penyeberangan darurat yang menghubungkan antara Desa Pido dan Desa Kenarimbala, Kecamatan Alor Timur Laut, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur mulai dikerjakan warga secara gotong royong dengan menggunakan kayu (balok) dan bambu serta bahan lainnya, pada Kamis 22 Januari 2026.

Baca Juga:  Camat Manoak Bantah Tudingan Warga Terkait Pelayanan Di Kantor Kecamatan Panteng Hingga Persiapan HUT RI Ke-81

Namun, belum dapat diselesaikan karena masih kekurangan beberapa bahan yang akan digunakan dalam pembuatan jembatan darurat ini.

“Sekarang kami kekurangan bahan”, ujar Imanuel Ore, salah satu masyarakat yang ikut bergotong royong membangun jembatan darurat ini.

Baca Juga:  Ritual Balai Hateel, Penanda Tahun Baru Kalender Pertanian Abui Akan Dimulai

Bahan tersebut diantaranya Behel U 40 cm, Behel Pelat 40 cm, Baot 30 cm, dan Paku Tembok masing-masing 7 cm, 10 cm dan 12 cm.

Baca Juga:  Kok Bisa! Warga Atap Gedung Baru SMPN Abangiwang Dengan Terpal

“Semoga ada orang-orang baik khususnya pemerintah dan DPRD bisa memperhatikan kondisi jembatan penyeberangan ini”, pintanya.

Penulis: Yusub F. Lande
Editor: Markus Kari