DaerahBudayaNTT

Jembatan Darurat Di Pido-Alor Sudah Mulai Dikerjakan, Warga Masih Kekurangan Bahan

54
×

Jembatan Darurat Di Pido-Alor Sudah Mulai Dikerjakan, Warga Masih Kekurangan Bahan

Sebarkan artikel ini

WNK – Jembatan penyeberangan darurat yang menghubungkan antara Desa Pido dan Desa Kenarimbala, Kecamatan Alor Timur Laut, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur mulai dikerjakan warga secara gotong royong dengan menggunakan kayu (balok) dan bambu serta bahan lainnya, pada Kamis 22 Januari 2026.

Baca Juga:  Warga Desa Leer Keluhkan Proyek Rehabilitasi Sumur Bor, Kapolres Alor Didesak Usut Tuntas

Namun, belum dapat diselesaikan karena masih kekurangan beberapa bahan yang akan digunakan dalam pembuatan jembatan darurat ini.

“Sekarang kami kekurangan bahan”, ujar Imanuel Ore, salah satu masyarakat yang ikut bergotong royong membangun jembatan darurat ini.

Baca Juga:  Diduga Lakukan Penagihan Tak Beretika, Oknum Petugas BRI Unit Mebung Kalabahi Akan Dilaporkan Ke OJK

Bahan tersebut diantaranya Behel U 40 cm, Behel Pelat 40 cm, Baot 30 cm, dan Paku Tembok masing-masing 7 cm, 10 cm dan 12 cm.

Baca Juga:  Praktik Jual-Beli Solar Subsidi Di Kabir Disorot, Ancaman Pidana Menanti Penampung Ilegal

“Semoga ada orang-orang baik khususnya pemerintah dan DPRD bisa memperhatikan kondisi jembatan penyeberangan ini”, pintanya.

Penulis: Yusub F. Lande
Editor: Markus Kari