DaerahBudayaNTT

Jembatan Darurat Di Pido-Alor Sudah Mulai Dikerjakan, Warga Masih Kekurangan Bahan

53
×

Jembatan Darurat Di Pido-Alor Sudah Mulai Dikerjakan, Warga Masih Kekurangan Bahan

Sebarkan artikel ini

WNK – Jembatan penyeberangan darurat yang menghubungkan antara Desa Pido dan Desa Kenarimbala, Kecamatan Alor Timur Laut, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur mulai dikerjakan warga secara gotong royong dengan menggunakan kayu (balok) dan bambu serta bahan lainnya, pada Kamis 22 Januari 2026.

Baca Juga:  Perjuangkan Listrik Di Alor, Taufik Syabudin Sampaikan Terima Kasih Kepada DPR RI Dan Dirjen Gatrik Serta PLN

Namun, belum dapat diselesaikan karena masih kekurangan beberapa bahan yang akan digunakan dalam pembuatan jembatan darurat ini.

“Sekarang kami kekurangan bahan”, ujar Imanuel Ore, salah satu masyarakat yang ikut bergotong royong membangun jembatan darurat ini.

Baca Juga:  Kepsek SMPN Pandai Disebut Kelola Dana BOS Secara Tertutup Sejak 2020, Dinas Pendidikan Diminta Segera Turun Tangan

Bahan tersebut diantaranya Behel U 40 cm, Behel Pelat 40 cm, Baot 30 cm, dan Paku Tembok masing-masing 7 cm, 10 cm dan 12 cm.

Baca Juga:  Oknum Anggota Polres Alor Diduga Intimidasi Warga: Gunakan Dalil Bukti Pinjaman Untuk Ancam Jerat Pidana

“Semoga ada orang-orang baik khususnya pemerintah dan DPRD bisa memperhatikan kondisi jembatan penyeberangan ini”, pintanya.

Penulis: Yusub F. Lande
Editor: Markus Kari