ReligiAgamaBeritaDaerahNTTSosial

Dari Percakapan Di GAMKI Bermazmur, Seorang Tunanetra Hadirkan Terang Ditengah Riuh Pawai Paskah

30
×

Dari Percakapan Di GAMKI Bermazmur, Seorang Tunanetra Hadirkan Terang Ditengah Riuh Pawai Paskah

Sebarkan artikel ini

WNK – Ditengah riuhnya Pawai Paskah GAMKI Alor tahun 2026 ini yang diikuti oleh Wakil Gubernur Johni Asadoma beserta Ibu dan Jajaran Pemerintahan Nusa Tenggara Timur, Wakil Bupati Rocky Winario bersama Ibu dan Jajaran Pemerintahan serta seluruh peserta dengan warna-warni kostum, gema pujian, dan sorak sukacita. Namun, ada satu momen kecil yang mungkin luput dari banyak orang, tetapi justru menyimpan makna paling dalam.

Moment itu, ada seorang lelaki muda tunanetra Gilbert Manikari yang berdiri dengan tenang. Ia tidak melihat gemerlap pawai itu. Ia tidak menyaksikan keramaian yang diperebutkan kamera.

Namun ketika ia berpose bersama Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma, Wakil Bupati Alor Rocky Winario, Wakil Ketua 2 DPRD Kabupaten Alor Usman Plaikari, Ketua DPC GAMKI Alor Dematrius Mautuka serta pejabat pemerintah dan organisasi, dunia seakan berhenti sejenak. Bukan karena siapa yang berdiri di sampingnya, tetapi karena siapa dirinya sebenarnya.

Ia mungkin tidak melihat cahaya secara fisik, tetapi justru memancarkan terang yang tidak semua orang miliki.

Baca Juga:  Lomba Solo dan Vokal Grup GAMKI Bermazmur Season 3 Sebagai Ajang Kompetisi Untuk Memuliakan Tuhan

Disaat banyak orang berlomba tampil sempurna di depan kamera, ia hadir dengan kesederhanaan yang jujur. Hanya keberanian untuk berdiri, untuk hadir dan menjadi bagian dari sukacita bersama.

Momentum ini seperti bisikan halus dari makna Paskah itu sendiri, bahwa kebangkitan bukan hanya tentang yang terlihat megah, tetapi tentang harapan yang hidup di dalam hati. Bahkan di tempat yang paling sunyi sekalipun.

Lelaki muda itu mengingatkan kita bahwa keterbatasan bukan akhir dari cerita. Justru di sanalah Tuhan sering menaruh kekuatan yang paling murni. Ia mungkin tidak melihat pawai, tetapi ia merasakan kasih. Ia mungkin tidak melihat keramaian, tetapi ia menjadi bagian dari kebahagiaan banyak orang.

Dan mungkin, tanpa kita sadari, justru dialah yang “melihat” lebih jelas kemenangan dan keselamatan itu daripada kita semua.

Nyong Gilbert Manikari dari Kolalou hadir dan berjalan bersama orang nomor 2 di Provinsi NTT dan Kabupaten Alor ini ternyata mendapat undangan khusus dari Ketua DPC GAMKI Alor Dematrius Mautuka usai perlombaan GAMKI Bermazmur Session 3 di Aula Pola Tribuana Kalabahi beberapa waktu lalu.

Baca Juga:  ​Warga Desa Kalep Keluhkan Absennya Dokter di Puskesmas Tamalabang, Pasien Emergency Terlantar

Gilbert mewakili GKII Kolalou dan berhasil mendapatkan Juara Favorit Dewan Juri dan berhasil membawa pulang Piala, Piagam Penghargaan serta Uang Pembinaan.

Ia merupakan satu-satunya peserta Solo disabilitas netra yang tampil memukau di hadapan para juri dan penonton yang memadati Aula Pola Tribuana Kalabahi.

Dari momentum inilah, Ketua DPC GAMKI Alor Dematrius Mautuka memberikan tepuk tangan sambil berdiri dan penghormatan khusus pada sosok Gilbert. Hatinya terharu hingga air mata pun tak bisa dibendung.

Setelah menerima hadiah juara, percakapan pun terjadi antara Ketua DPC GAMKI Alor Dematrius Mautuka dan Nyong Gilbert Manikari.

Dematrius Mautuka: Kenapa adik ikut Lomba Solo di GAMKI?

Gilbert Manikari: Saya ingin memuji Tuhan Yesus, karena Tuhan Yesus begitu istimewa bagi saya.

Gilbert Manikari: Kak Demas, bolehkan saya ikut Pawai Paskah GAMKI jalan sama Kak Demas?.

Dematrius Mautuka: Boleh dong adik sayang. Pawai hari Senin jam 2 siang. Nanti kita jalan bersama Pak Wakil Gubernur NTT dan Pak Wakil Bupati Alor di barisan paling depan.

Baca Juga:  Aksi Bertajuk "Guru Peduli Kasih", Warga Terbantukan Dengan Paket Sembako

Gilbert Manikari: Serius Kak Demas?

Dematrius Mautuka: Ia dong. Nanti sekalian adik Gilbert foto bersama Pak Wakil Gubernur NTT dan Pak Wakil Bupati Alor.

Gilbert Manikari: Terima kasih Kak Demas. Nanti jam 1 siang saya sudah tunggu di kantor GAMKI.

Gilbert Manikari: Pakai baju apa Kak Demas?

Dematrius Mautuka: Pakai baju kemeja hitam. Yang rapi, sama sepatu ya.

Gilbert Manikari: Ok Kak Demas. Saya rapi nanti.

Selaku Ketua DPC GAMKI Alor, Dematrius Mautuka begitu bahagia dan terharu serta sungguh menggugah hatinya karena spesial kehadiran sosok Gilbert Manikari.

“Saya berdoa, semoga tahun depan kegiatan ini terus berlanjut walau kami sudah berganti pengurus”, kata Demas panggilan akrab Ketua DPC GAMKI Alor, belum lama ini.

Untuk diketahui, rute Pawai Perarakan Paskah GAMKI Alor melintasi sepanjang jalan Watamelang hingga Lapangan Mini Kalabahi, pada Senin 13 April 2026 kemarin.

Sumber: (Akun Facebook) Agus Pailaka & Demas Mautuka
Editor: Markus Kari